Wednesday, 7 December 2016

Kisah Hidupku di 2024

21 November 2024

Hari dimana keluarga kecilku menjalani kehidupan normal seperti orang kebanyakan pada saat itu. Keluarga kecilku terdiri dari istri dan satu orang anak laki-laki. Kedudukanku sebagai kepala keluarga menjadi suatu keharusan memiliki suatu pekerjaan untuk menafkahi dan menghidupi keluarga. Dengan diberikannya kesempatan saat ini aku bekerja di perusahaan Write It Down yang bergerak di sektor jasa. Karena di jaman ini sudah tidak perlu lagi menulis CV untuk mendapatkan pekerjaan. Pada awalnya aku melamar kerja disini sebagai Security Engineer, namun seiring waktu karena hasil kerja kerasku akhirnya aku naik jabatan sebagai IT Consultant. Sudah empat tahun bekerja disini setelah lulus dari bangku kuliah S1 di salah satu universitas terkenal di kotaku dulu yaitu Universitas Surabaya (UBAYA). Istri pun lulusan sarjana di universitas yang sama yaitu Universitas Surabaya (UBAYA) tapi berbeda jurusan.

Keluarga kecilku tinggal dan menetap di London, karena pekerjaanku yang mengharuskan untuk berada di London. Anakku berumur 7 tahun dan akan masuk SD. Kehidupanku saat ini membuat bertambahnya rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan untukku. Walaupun jauh dari keluarga, tapi tetap karena sebagai anak laki-laki yang mengutamakan kewajiban untuk mendahulukan orang tua mengunjungi mereka setiap libur kerja atau libur hari besar lainnya.

 London dimana keluarga kecilku tinggal sekarang sudah sangat maju. Mobil listrik yang sebelumnya hanya sebuah impian sekarang lalu lalang mengelilingi kota, gedung pencakar langit merajalela dan juga jalan tol sudah semuanya elektrik. Terhubung dengan pusat melalui sebuah sistem yaitu LondonOS yang dibuat oleh perusahaan software rakasasa pada tahun 2022. Mobil berbahan bakar fosil sudah dilarang beredar di inggris, ini dikarenakan dibuatnya peraturan baru oleh pemerintah inggris pada tahun 2020. Setelah melalui banyak pertimbangan dengan orang tua dan istriku untuk transportasi sehari-hari di kota ini mengharuskan untuk menggunakan sebuah mobil elektrik. Akhirnya pilihan yang di ambil adalah sebuah mobil yaitu Tesla Model S, mobil hybrid yaitu toyota prius. Alasan memilih mobil Tesla Model S, mobil hybrid yaitu toyota prius di karenakan mobil tersebut termasuk mobil untuk balapan. Balapan mobil yaitu Formula E adalah salah satu kesukaan dan hobi yang aku miliki. Sebuah event balapan oleh FIA yang menyajikan balapan mobil elektrik, aku pun berniat untuk membentuk satu tim di Formula E nanti di masa depan sebagai alternatif usahaku selain bekerja di perusahaan ini.

Aku tinggal di sebuah perumahan yang bernama Gloucester Estate. Membeli rumah di tempat ini pada saat gaji pertamaku turun yaitu sekitar bulan maret tahun 2024. Pada waktu itu keluarga kecilku ini sangat sulit beradaptasi dengan kota ini, tapi lambat laun kita bisa beradaptasi dengan kehidupan di kota ini. Lingkungan di sekitar perumahanku sangatlah tenang, semua warga sibuk dengan pekerjaannya masing masing. Walaupun demikian semangat kerjasama dan gotong royongnya tergolong tinggi. Hari ini aku akan pergi ke kantor tempat bekerjaku. Jaraknya lumayan jauh sekiranya 30 km. Tempat dan lokasinya tepat di jantung kota London, yaitu distrik. Jam menunjukkan pukul 7 pagi, aku pun pamit kepada istri dan anakku. Jalanan tampak sepi tidak seperti biasanya, tapi tak kuhiraukan. Aku terus memacu mobil listrikku untuk sampai ke kantor. Sesampainya di kantor aku langsung disambut oleh beberapa pegawaiku. Posisi yang aku jabat di perusahaan sebagai IT Consultant, yaitu seorang yang memiliki pengetahuan lebih tentang teknologi dan bisa memberikan solusi untuk menghadapi masalah di perusahaan. Banyak yang menjadi IT Consultant di dalam perusahaan ini sekitar lebih dari 20 orang yang bekerja di divisi berbeda, namun dibawah naungan IT Consultant. Terdapat divisi database engineer yang mengatasi masalah Server, Software Developer, dan System Security Engineer. Nah begitulah singkatnya pekerjaanku saat ini. Siang pun tiba jarum jam menunjukkan pukul 12.00, saatnya untuk mencari makan siang. Lingkungan sekitar perusahaanku ini cukup strategis, jalan kurang dari 5 menit kita akan menjumpai sebuah restoran timur tengah, jalan menggunakan kendaraan selama 10 menit kita sudah sampai di trafalgar square. Akhirnya pilihanku jatuh pada  restoran timur tengah itu. Tak lama kemudian sosok yang kukenal ada di restoran tersebut, dia adalah Jericho teman SMA dulu yang sudah kuliah di Conventry University Inggris. Dia mengambil jurusan Teknik Otomotif supaya mengejar cita citanya memiliki sebuah showroom. Dia memang memiliki passion terhadap kendaraan. Dia memilih kuliah di inggris karena menurutnya prospek bekerja dan lingkungannya sangat mendukung untuk mencapai cita citanya daripada jika kuliah di indonesia. Dia pun sudah tamat sepertiku. Akhirnya kita duduk satu meja. Tanpa rasa canggung dan malu Jericho menceritakan bagaimana caranya bisa kuliah di Inggris. Mendapat beasiswa dan akhirnya impiannya tercapai yaitu memiliki salah satu showroom mobil terkenal di kota tempat tinggalnya salah satu alasan bisa kuliah di Inggris. Sebelumnya dia juga sepertiku, hanya seorang ‘turis’ dan menetap sementara sebelum menemukan tempat permanen disini. Saat ini pun sudah sepenuhnya pindah ke Inggris. Aku pun sebenarnya sedikit terkejut mendengar ceritanya, karena sudah lama aku tidak berhubungan dengan dia selepas kelulusan SMA. Kemudian kami memesan makanan di restoran tersebut. Nasi kebuli adalah pilihan pesananku karena salah satu makanan favorit. Jericho memesan chicken gordon bleu kesukaannya pula. Sambil menunggu pesanan datang kita melanjutkan bercerita satu sama lain ternyata dia juga sudah berkeluarga, memiliki dua orang anak, anak pertama masih SD sedangan anak kedua sudah SMP.

Setelah mengobrol banyak dengan jericho, aku langsung bergegas kembali ke kantorku, setibanya aku di kantor aku langsung diberi tugas oleh bosku untuk menelusuri apa yang sering membuat server perusahaan kami selalu down. Cara kerja softwareku adalah mengumpulkan semua salinan CV untuk disebarkan kepada perusahaan lainnya, perusahaanku sudah memiliki koneksi dengan 30 perusahaan baik di inggris maupun di luar inggris. dikarenakan membludaknya lowongan pekerjaan pada tahun ini server kami kewalahan menghadapi inputan user yang sangat banyak, itulah yang ternyata membuat server perusahaanku down. oleh karena itu aku putuskan untuk membuat rapat kecil dengan divisi lainnya. Tak lama kemudian para pejabat tinggi pun ikut masuk kedalam ruang rapat kami untuk mengetahui apa saja yang akan dilakukan oleh divisi divisi kami untuk mengatasi masalah tersebut, para pejabat tinggi memaparkan bahwa kerugian yang didapat karena software down tersebut diperkirakan mencapai 100 juta poundsterling, maka dari itu para pejabat tinggi tersebut menginginkan solusi yang efisien dan hemat dalam mengatasi masalah ini.
Rapat tersebut memakan waktu cukup lama dan akhirnya memunculkan sebuah solusi, divisi software mengatakan bahwa mereka sanggup untuk memperbaiki software perusahaan dengan lebih efisien, divisi database mengatakan bahwa mereka juga siap untuk memperbaiki kuota atau batasan yang bisa masuk ke dalam server perusahaan lebih banyak lagi, akhirnya pun diputuskan bahwa kita akan menutup sebagian server kita untuk perbaikan yang dilakukan oleh masing masing divisi tersebut, akupun mengatakan kepada para petinggi perusahaan bahwa tidak perlu adanya campur tangan pihak lainnya, perbaikan tersebut direncanakan akan berjalan selama 3 hari terhitung dari hari ini dan terbagi astas 4 fase, yang pertama perbaikan sisi memory atau storage, yakni dengan mengubah algoritma program untuk dapat menerima installan storage baru yang lebih besar, fase 2 yakni perbaikan sisi database, yaitu penambahan potongan kode untuk dapat memverifikasi data baru agar dapat masuk ke server sistem yang baru, fase 3, memperbaiki sisi autentifikasi, yakni menambah potongan kode lainnya yang berfungsi untuk memasukkan data ke server baru, dan fase 4 atau final checking, yaitu pengetestan server baru dengan cara memasukkan data yang banyak dalam satu waktu. Aku dan divisi security akan memonitor mereka, seketika 500 dari 1000 server yang kita miliki atau setengahnya kita matikan (shutdown), pemonitoran akan kerja mereka aku serahkan kepada divisi security karena jam telah menunjukkan pukul 10 malam, aku bergegas kembali kedalam mobilku, memacunya di kegelapan malam. Setelah berkendara kurang lebih 1 jam karena macet, ternyata yang membuat macet karena ada perbaikan sistem jalan tol elektrik yang kompleks itu. akhirnya aku sampai di rumah, aku disambut oleh istriku, anakku sudah tertidur pulas di kamarnya. Sesaat setelah aku ingin membaringkan tubuhku ke tempat tidur seketika itu pula telfonku berdering, kulihat telfonku ternyata dari divisi software yang sedang melakukan perbaikan terhadap server perusahaan, saat kuangkat telfon itu ternyata dia ingin memberitahu bahwa fase pertama sudah berjalan dengan baik, dan dia menceritakan akan ada 4 fase perbaikan server, aku merasa lega karena fase 1 sudah berhasil karena menurut mereka fase fase awal lah yang menentukan keberhasilan perbaikan server perusaaan ini. Karena aku masih belum bisa tidur, istriku pamit untuk tidur terlebih dahulu, Penasaran dengan perbaikan tol tadi, aku langsung menyalakan pcku untuk mencari tahu, ternyata sistem yang digunakan jalan tol elektrik tersebut sangatlah rumit, pekerja harus bisa melepas kabel dan juga menyambungkannya kembali tanpa merusak seluruh sistem. Perbaikan jalan tol elektrik tersebut diperkirakan mencapai 5 hari.

Setelah selesai browsing aku ingat bahwa sebelumnya ada berita baik tentang perbaikan server perusahaan, Akhirnya aku putuskan akan mengirim berita baik ini kepada para petinggi perusahaan dimana aku bekerja, aku berikan foto yang sudah dikirim oleh divisi security yang sedang memonitor divisi software dalam perbaikan server tersebut, dan aku tambahkan pula percakapan bagaimana mereka berhasil mencapai fase 1. Setelah aku tunggu beberapa saat, akhirnya pesan yang kukirim dibalas. Merekapun tampak senang dengan kerja yang dilakukan divisi software tersebut dan mengingatkan untuk tidak lepas dalam mengontrol tugas dan kerja mereka. Jika lengah sedikit saja dikhawatirkan akan membuat mereka bekerja sembrono dan target yang dicapai tidak terwujud. Setelah mengetahui jawaban dari petinggi pejabat tersebut akhirnya aku bisa tidur dengan nyenyak malam ini. Walaupun hari ini sangat melelahkan tapi aku sangat bahagia karena bisa menjadi bagian perbaikan server perusahaan.

22 November 2024

Hari Kedua. Waktu menunjukkan pukul 05.00 yang mengharuskanku bangun lebih awal di karenakan mendapatkan informasi bahwa fase dua sedang ada sedikit kendala dalam realisasinya. Pemberitauan kudapatkan dari dering telpon pada dini hari. Alhasil semua server perusahaan harus di tutup sehingga berdampak dan berimbas pada semua karyawan untuk di liburkan hari ini termasuk diriku. Ingin mencari tahu mengapa hal tersebut bisa terjadi aku langsung menelfon bagian security. Security menceritakan kronologis dan penyebab dari masalah fase dua. Penyebab dan kronologis ternyata banyak pekerja yang kelelahan karena kompleksnya mereka bekerja lembur tanpa istirahat. Aku memaklumi hal tersebut, tetapi tidak dengan para petinggi perusahaan. Mereka menuding bahwa kinerja teman - teman divisiku tidak maksimal dan sengaja untuk merugikan perusahaan. Aku berusaha meluruskan masalah ini agar tidak ada kesalahpahaman diantara beberapa pihak. Akhirnya aku mengadakan rapat internal dengan para pejabat tinggi tersebut. Setelah mereka ku beri penjelasan barulah mereka sadar dan memakluminya. Tanpa terasa waktu sudah semakin siang menunjukan pukul 11.00. Kami pun akhirnya memutuskan untuk menutup rapat kali ini. Aku pun bergegas untuk menyegerakan diriku pulang ke rumah bertemu keluargaku. Setelah sampai di rumah aku memberitahu istri dan anakku hari ini aku mendapat cuti dari kantor. Mereka terlihat gembira dan antusias.

Lalu aku putuskan untuk mengajak istri dan anakku ke sebuah tempat hiburan. Di tempat hiburan tersebut banyak sekali wahana yang bisa dinikmati istri dan anakku. Seperti kincir angin (Ferris Wheel), Roller Coaster, Jet Coaster, Hysteria, Paint Ball, Flying Fox, Hitman, Tornado, Banana Boat di River Thames (Sungai Thames), Kayaking di Sungan Thames dan masih banyak wahana lainnya. Yang pasti wahana di tempat ini sangatlah lengkap. Selain banyaknya wahana tempat hiburan ini di lengkapi dengan foodcourt yang menyediakan banyak macam makanan dari asia tempat asalku maupun dari Eropa, tempat souviner, tempat karaoke, mushola dan toilet. Teknologi di London pada tahun ini sangatlah pesat. Orang - orang tidak memerlukan lagi kertas, tapi lebih mementingkan smartphone mereka ketika ingin membeli atau memesan tiket. Buka smartphone tinggal browse, beli dan tunjukkan saja kepada petugas lalu bisa masuk. Sekolah pun tidak adanya lagi buku pelajaran. Tiap siswa baru diberikan masing-masing satu buah tablet yang sudah terintegrasi dengan kurikulum pendidikan di london ataupun bisa pergi ke perpustakaan atau toko buku untuk melengkapi informasi.

Kemajuan teknologi disini yang aku sukai ialah semuanya serba motion (gerakan) dan wireless (tanpa kabel). Walaupun dengan keunggulan tersebut pastilah ada kekurangannya. Karena semuanya terhubung langsung dengan sistem pusat yakni LondonOS. Tempat database dan server LondonOS inipun terbilang cukup susah untuk diakses bagi orang awam, lain halnya dengan para cracker (peretas) sistem. Mereka akan melakukan berbagai cara agar dapat mencuri data maupun mengganti database penduduk london melalui LondonOS. Maka dari itu, sebenarnya aku ingin mempunyai cita - cita lainnya yakni mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Cyber Security.

Namun ada sesuatu hal yang cukup membuatku mengurungkan niat untuk membuat perusahaan tersebut. Karena baru - baru ini terjadi kasus dimana setiap pendiri perusahaan yang bergerak di bidang Cyber Security tersebut harus tidak bernyawa (mati) dan tidak tanggung - tanggung banyak kasus pembunuhan yang melibatkan petinggi dari perusahaan Cyber Security tersebut. Walaupun banyak pro dan kontra, hal ini dianggap biasa karena jika diusut menurut pemerintah akan mengurangi kewaspadaan tim security dari pihak LondonOS tersebut.

Itulah yang selama ini selalu kupikirkan. Bagaimana caranya mengubah mindset pemerintah agar rakyatnya merasa aman dan tenang menggunakan LondonOS. Dan aku pun mendengar sebuah berita yakni akhir tahun 2026, pengembang dan pembuat software LondonOS akan melakukan upgrade dan update security secara besar - besaran. Di rumorkan akan mengubah nama dari LondonOS itu sendiri menjadi LondonOS 2.0. Rumor pun mengatakan bahwa yang membiayai dana untuk melakukan update ini bukan dari London melainkan Tiongkok. Dunia digital memang tidak pernah berubah dari masa ke masa. Malam tiba dengan dunia kegelapannya. Di london kehidupan malamnya sungguh mempesona dengan lampu gedung dan kendaraan yang hilir mudik mengelilingi kota London. Aku makin menikmatinya, berasa romantis ketika anakku dan istriku ingin ke kamar tidur bersama - sama menikmati suasana malam tersebut.

Kebersamaan pun bisa kami rasakan ketika seluruh anggota keluarga kecilku istri berkumpul. Dari kejadian ini dapat menyimpulkan kebersamaan bersama keluarga lebih bearti dan berharga dari pada hal - hal lainnya.

23 November 2024

Saat ini adalah hari libur. Akhirnya setelah 5 hari bekerja bisa rileks sejenak melepas segala kegiatan, aktifitas dan lelah setelah bekerja penuh. Rencana acara dan kegiatan sudah tersusun untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga. Pagi pun tiba, aku pun terbangun. Setelah aku bangun, ada seseorang yang memberitahu bahwa server perusahaan sudah kembali aktif dan menyelesaikan semua fase dengan software barunya yang diharapkan bisa kembali menguntungkan perusahaan. Kegiatan pertama yang kami lakukan yakni membereskan rumah. Sebelum mengawali kegiatan, kami bergegas untuk sarapan yang sudah disiapkan istriku di meja makan siap untuk di santap agar kegiatan bisa di selesaikan dengan maksimal. Karena terlalu asyik sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00. Kami pun bergegas untuk mengakhiri kegiatan pertama melanjutkan dengan makan siang bersama. Semua anggota keluarga kulibatkan karena ingin mengajarkan kepada anak dan istri sejak dini supaya nantinya dia bisa hidup mandiri. Setelah selesai dan membereskan seluruh kegiatan pertama, kami pun bergegas untuk nobar (nonton bareng) yang kebetulan ada event balapan Formula E, yakni London ePrix.

Perlombaan tersebut diadakan di Battersea Park Street Circuit yang kebetulan dekat dengan perumahan tempat tinggalku. Perlombaan tersebut berlangsung selama 2 hari, yakni hari ini dan esok. Tapi aku hanya menginginkan menonton balapan hari ini saja karena besok aku sudah harus kembali bekerja. Balapan di london ini sudah berlangsung lama, yakni sejak 2014 atau kurang lebih 10 tahun. Peraturannya pun sudah banyak berubah dari tahun ke tahun. Mulai dari desain mobil, konstruktor yang bertambah, dan sebagainya. Formula E ini sangat menarik menurutku. Karena lombanya itu bersifat street race (balapan kota). dengan ini pembalap maupun penonton secara tidak langsung dapat menikmati pemandangan kota dan bangunan bersejarahnya.

Aku sangat mengikuti perkembangan Formula E dikarenakan sebelumnya ada ajang balap Formula 1 yang menurutku sudah mulai membosankan. Dan pada akhirnya akupun memutuskan untuk mencari tontonan menarik selain F1 (Sebutan lain Formula 1). Dengan adanya Formula E menjadi pilihan untuk menjadikan tontonan yang menarik. Sebelumnya selama tinggal di Indonesia, popularitas penonton Formula E sangatlah sedikit. Bahkan jarang dan sepi yang menjadi penonton Formula E. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah pamor Formula E tidak semenarik Formula 1 yang notabene sudah berlangsung selama puluhan tahun silam. Namun seiring berjalannya waktu karena efek dari pemanasan global yang makin memburuk, akhirnya Formula 1 yang berbahan bakar fosil tersebut mulai ditinggalkan dan dunia menginginkan bahan bakar pengganti yang lebih baik. Muncullah ide dengan awalnya mobil dengan tenaga baterai yang menggerakkan motor listrik. Terciptalah suatu alat yaitu, mobil elektrik.

Awalnya mobil elektrik ini sangatlah pelan. Jarak penggunaannya hanya bisa beberapa ratus meter saja dan sudah perlu di charge kembali. Seiring berjalannya waktu akhirnya para penemu mobil elektrik ini mencari cara bagaimana mempercepat laju kendaraan tanpa mengurangi efisiensi baterai. Solusinya adalah diadakannya Formula E ini. Formula E menurutku merupakan ajang pembuktian siapa yang paling cepat dan juga secara tidak langsung produsen mobil untuk dapat melakukan riset akan mobil elektrik terbarunya. Contohnya seperti renault yang sudah menjuarai Formula E sebanyak 5 kali, makin menunjukkan keeksistensiannya di dunia mobil elektrik dengan meluncurkan berbagai macam mobil yang harganya sangat mahal untuk kelas sosial sepertiku.

Adapun produsen lainnya seperti Audi, BMW, Jaguar dan juga Mercedes berlomba lomba tidak hanya di lintasan balap tetapi juga di dunia otomotif. Harga yang lebih bersaing mungkin akan membuat dunia otomotif elektrik tidak kalah saing dengan otomotif konvensional lainnya. Kembali ke masaku, akhirnya balapan London ePrix pun dimulai. Aku dan keluarga kecilku sangat antusias dalam menonton balapan tersebut. Yang pada akhirnya dimenangkan oleh pembalap favoritku Sebastien Buemi dari tim Renault eDams. Sebastien Buemi, seorang pembalap yang awalnya sebagai pembalap rally dan juga Formula 1. di akhir musim tahun 2011 Buemi mengakhiri 2 musimnya di F1 dan pada tahun 2012 dia mencoba peruntungan dengan mengikuti 24 Hours Le Mans. Pada akhirnya dia pun mencoba peruntungan lainnya dengan masuk menjadi pembalap di Formula E. Pada awalnya aku tidak tahu siapa Buemi itu.

Lalu pada saat formula E masuk musim ke 3 dan menontonnya secara streaming, dan meihat gaya balapnya barulah aku sadar bahwa menurutku buemi akan menjadi pembalap yang sukses. Dia sudah menjuarai Formula E dan menjadi World Drivers Championship, atau menjadi pembalap terbaik di Formula E selama 5 kali berturut turut. Dan dengan tim yang sama yakni Renault eDams. Setelah menonton balapan aku dan keluargaku sudah sangat kelaparan. Segera bergegas untuk mencari makan di daerah tersebut. Setelah selesai makan aku seketika ingat bahwa nanti malam aku dan teman kantorku ingin sekali menonton konser salah satu band favoritku di inggris ini, yakni coldplay.

Band ini salah satu band favoritku. Band Ini digawangi oleh vokalis chris martin, Guy berryman, Jonny Buckland, dan Will champion. Aku mengenal band ini melalui salah satu lagunya, yakni viva la vida pada saat aku SMP. Dan mengenalnya lebih jauh pada saat SMA bersama dengan temanku Jericho. Lagunya menurutku sangatlah unik dan menarik, bersama dengan temanku aku makin mengenal coldplay, lagu lagu barunya, dan juga arti dari lagunya tersebut. Kemudian ada alan walker, dia adalah seorang DJ. Aku sudah kenal dengan DJ sejak Kelas 1 SMA, pada saat itu temanku lainnya memperkenalkan salah satu grup DJ terkenal pada masa itu yakni, Swedish House Mafia. Lagu Alan Walker yang pertama kali aku dengar adalah Faded, saat itu aku tidak sengaja menemukannya karena penasaran dengan lagunya sering dishare di salah satu media sosial, sejak saat itulah aku mulai mengikuti perkembangan lagu dan kehidupannya.

Hari sudah mulai sore, saatnya untuk mengantarkan istri dan anakku ke rumah. Sesampainya kami di rumah aku bergegas untuk bersiap menuju konser coldplay yang berlangsung tidak jauh dari kediamanku, yakni glastonbury festival. Festival ini diadakan tiap tahun, awal mulanya yakni pada tahun 1970. Diadakan selama 5 hari, konser ini tiap tahunnya selalu penuh sesak dengan penonton. Ditambah dengan tampilnya seorang DJ pada tahun ini bakal menambah jumlah penonton yang hadir. Tahun lalu saja tercatat ada kurang lebih 200 ribu penonton. Bintang tamunya adalah musisi grup dari inggris lainnya yakni Bastille. Musisi tersebut pun adalah salah satu yang saya suka selain coldplay, sebenarnya banyak musisi inggris yang aku senangi, tetapi yang sering di tampilkan di festival ini hanyalah salah satu yang aku favoritkan.

Waktu konser pun tiba, teman kantorku sudah menungguku di depan pintu masuk konser tersbut. Kami dipersilahkan masuk setelah menunjukkan tiket kepada petugas. Sistem masuk di festival ini sangatlah unik. Setelah menunjukkan tiket kita akan diberikan merchandise (hadiah) berupa gelang dan stiker. Awalnya aku mengira hanya coldplay saja yang tampil, namun setelah kulihat dengan seksama tiketnya ternyata ada bintang tamu yang dibawa coldplay yakni dj kesukaanku alan walker, dia mengajakku dan penonton lainnya bernostalgia dengan memainkan lagu hitsnya dulu yang membuatnya terkenal pada tahun 2015. dan dilanjutkan pula dengan penampilan utama yakni coldplay. Lagi lagi coldplaypun mengajak kita dan penonton untuk kembali bernostalgia dengan lagu lagu lawasnya. Seketika kita terbawa suasana dengan alunan musik tak terasa hari makin malam dan penampilan terakhir ditutup dengan tampilnya alan walker melalui musiknya yang semangat. Akhirnya hari liburku inipun berakhir. Tak terasa esok hari sudah mulai kerja lagi. Tak lupa syukurku kepada tuhan atas nikmat yang sudah dia berikan kepadaku dengan kehidupan dan lingkungan yang senantiasa mendukungku. Selamat malam dunia.